You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Menu Kategori
Logo Desa Silau Maraja
Desa Silau Maraja

Kec. Setia Janji, Kab. Asahan, Provinsi Sumatera Utara

Selamat Datang Di Web Resmi Desa Silau Maraja Kecamatan Setia Janji Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera

Kunjungi Unida Gontor, Mendes Ajak Kolaborasi Bangun Desa

Administrator 10 Juli 2026 Dibaca 62 Kali
Kunjungi Unida Gontor, Mendes Ajak Kolaborasi Bangun Desa

Ponorogo - Pondok Pesantren dinilai sangat strategis dan penting untuk berbangsa dan bernegara. Sumbangsih nya untuk Merah Putih tidak perlu diragukan lagi.

Demikian diungkap Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto saat hadiri peluncuran Desa Binaan Agrotourism dan Sekolah Wakaf Berkah Indonesia di Universitas Darussalam (Unida) Gontor, Rabu (8/7/2026).

"Komitmen Pondok Pesantren tidak perlu diragukan lagi, apalagi Gontor yang telah dikenal Dalam dan Luar Negeri," kata Mendes Yandri.

Mendes Yandri mengajak Unida untuk berkolaborasi membangun desa, utamanya menuntaskan sekitar 9.300 Desa tertinggal dari total 75.266 Desa di Indonesia.

Era Presiden Prabowo Subianto lahirlah Asta Cita ke-6 yaitu Membangun dari Desa dan dari Bawah untuk Pemerataan Ekonomi dan Pemberantasan Kemiskinan.

"Asta Cita ini kami turunkan jadi 12 Aksi Bangun Desa, Bangun Indonesia," kata Mendes Yandri.

12 Aksi diantaranya BUMDesa, Koperasi Desa Merah Putih, Ketahanan Pangan Lokal yaitu pembentukan Desa Tematik.

Kemudian ada Desa Wisata dan Desa Ekspor, dimana saat ini Desa sudah bisa langsung ekspor dengan 49 Negara Tujuan.

Mendes Yandri mengajak Yayasan Gontor atau Unida kolaborasi dengan Kemendes dengan menunjuk desa-desa binaan yang nantinya diarahkan sesuai potensi untuk jadi penyuplai Bahan Baku untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau di ekspor.

"Saya mengajak para mahasiswa untuk tidak lagi berpikir mencari pekerjaan tapi menciptakan lapangan kerja buat rakyat yang banyak," kata Mendes Yandri.

Terkait Kopdes Merah Putih, Mendes Yandri mengatakan, saat ini sedang proses pembangunan gudang dan gerai, termasuk persiapan operasionalisasi.

Namun, tetap bisa bekerja sama dengan UMKM maupun produk desa. Tenaga Kerja diwajibkan berasal warga lokal desa.

Kopdes Merah Putih, BUMDesa, hingga Desa Tematik diharapkan menjadi alat untuk lakukan pemerataan ekonomi di Indonesia.

"Untuk itu perlu kolaborasi, kami di Kemendes menggunakan Kolaborasi Octahelix yang melibatkan banyak termasuk kampus," kata Menteri Yandri.

Delapan pihak dalam Kolaborasi Octahelix ini seperti Kampus, Media, Organisasi Masyarakat, dan Dunia Usaha harus seiring sejalan untuk memastikan pembangunan di desa berjalan dengan maksimal.

Mendes Yandri menyakini jika Pondok Pesantren ikut membangun desa maka hal itu dapat segera diwujudkan karena saat ini desa sangat butuh Pondok Pesantran karena Narkoba hingga Judi Online sudah mulai masuk ke desa.

Setelah itu, Mendes Yandri mengunjungi rangkaian kegiatan peringatan 100 Tahun Ponpes Gontor yaitu Bazaar UMKM dan Khitanan Massal.

Turut hadir Pimpinan Ponpes Gontor KH Hasan Abdullah Sahal dan KH Akrim Mariyat, Deputi Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti, Rektor Unida Hamid Fahmy Zarkasyi Ketua Yayasan Unida Gontor Mulyono Jamal, Ketua Senat Unida Ahmad Hidayatullah, Para Wakil Rektor, dan Mahasiswa Unida.

Turut dampingi Mendes Yandri, Dirjen PDP Nugroho Setijo Nagoro, Kepala BPI Mulyadin Malik dan Staf Khusus M Afif Zamroni.

Foto: Taufik/Kemendes PDT 
Teks: Firman/Kemendes PDT

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image